Pernah gak terpikir, kenapa kode nama sistem operasi (OS) Android selalu memakai nama makanan ?
Lihat saja, nama-nama OS Android sejak pertama dirilis, dimulai dengan Cupcake (Android 1.5), Donut (Android 1.6), Eclair (Android 2.1), Froyo (Android 2.2), Gingerbread (Android 2.3), dan OS khusus tablet, Honeycomb (Android 3.0). OS baru yang akan segera rilis berikutnya adalah Ice Cream (Android 2.4).
Keunikan lain OS Android selain menggunakan nama hidangan penutup, nama-nama itu memiliki huruf awal berurutan sesuai abjad, yakni Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, HoneyComb, dan Ice Cream.
Apa alasan Google menggunakan nama makanan untuk sistem operasinya ?
Sayang sekali, juru bicara Google Randall Sarafa enggan menjawabnya. Namun Sarafa menyatakan bahwa pemberian nama-nama itu merupakan hasil keputusan internal dan Google memilih tampil sedikit ajaib dalam hal ini.
“Ketika platform Android baru dirilis, mereka akan menyandang nama-nama makanan (Dessert). Sebagian besar sesuai urutan alfabet,” ujarnya.
Seputar Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

