SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI

Bila kita melihat kembali sejarah mengenai perkembangan Komunikasi sebagai sebuah ilmu, maka kita bisa melacaknya sampai ke jaman Babilonia dan Mesir Kuno, sekitar abad ke lima sebelum masehi. Para sarjana atau orang terpelajar pada abad ini awalnya menyebut komunikasi dengan kata rhetoric (retorika). Oleh Plato dan Aristoteles disebut sebagai The Art of Persuasion (seni untuk mempengaruhi orang lain). Namun, mereka berdua tidak hanya memandangnya sebagai seni untuk mempengaruhi orang lain. Mereka juga memandang Komunikasi (rhetoric) sebagai sebuah bidang ilmu yang patut untuk dipelajari. Di awal perkembangannya, komunikasi dipandang sebagai suatu proses dimana pembicara (speaker) menyusun dan mengirimkan sebuah pesan (messages) untuk memancing reaksi yang diinginkan dari para pendengarnya (audience).
Bidang lain yang memberikan kontribusi dalam bidang Ilmu Komunikasi adalah Jurnalisme (Journalism). Seperti halnya retorika, awal mula jurnalisme dapat kita telusuri hingga beberapa ribu tahun kebelakang. Praktek jurnalisme awal dimulai ± 3700 tahun yang lalu di Mesir Kuno, dimana beberapa kejadian penting ditranskripsikan ke makam seorang raja Mesir Kuno. Bertahun-tahun kemudian, Julius Caesar membuat sebuah catatan berita ofisial yang dipajang ditempat publik serta digandakan dan dijual.
Selama awal-awal abad ke dua puluh, ketertarikan orang-orang dalam bidang komunikasi berlanjut di bidang retorika dan pidato. Kemudian, dengan ditemukannya teknologi radio dan televisi mutahir mengantar konsep-konsep jurnalistik kedalam pengaplikasian yang lebih luas.
1940an dan 1950an adalah masa-masa dimana interdisipliner komunikasi mulai berkembang. Hal ini dikarenakan para sarjana dari berbagai disiplin ilmu mengembangkan teori-teori komunikasi yang baru yang melampaui batas-batas disiplin ilmu mereka sendiri.
1960an adalah masa integrasi ilmu komunikasi. Banyak hal yang telah dilakukan untuk menggabungkan atau mensintesiskan retorika, jurnalisme, dan media massa serta disiplin ilmu yang lainnya. Ada beberapa buku penting yang terbit, diantaranya : The Process of Communication (1960), The Effects of Mass Communication (1960), Diffusion and Innovations (1962) dan sebagainya.
1970an adalah masa dimana perkembangan bidang ilmu komunikasi terjadi secara signifikan. Pada masa ini juga muncul berbagai bidang spesialisasi komunikasi, memberikan dorongan dalam proses memahami komunikasi interpersonal, kelompok, organisasi, politik, internasional dan antar-budaya.
1980an dan 1990an adalah masa dimana Ilmu Komunikasi menjadi terkenal. Hal ini dikarenakan terus tumbuh dan berkembangnya Ilmu Komunikasi serta Interdisipliner ilmu terkait Ilmu Komunikasi. Periode ini disebut juga Jaman Informasi (Information Age). Perkembangan yang terjadi selama Jaman Informasi telah memberikan pengaruh yang amat penting dalam kehidupan kita. Convergensi Media serta perkembangan dalam bidang ekonomi dan pasar telah menjadi pertanda bahwa dampak dari komunikasi, interdisiplin ilmunya serta medianya telah meresap kedalam kehidupan kita.
Dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah “produk” dari jaman kuno serta babak ke dua puluh, memberikan warisan berupa interdisiplin ilmu yang terkait serta menjadi bidang ilmu yang terus berkembang dan mendapat perhatian media hingga saat ini.


Leave a Reply